DI BAWAH LANGIT YANG SAMA

Oleh: R. Leikawa

Pada langit yang sama kita menatap keatas
Pada tanah yang sama kita berdiri diatasnya

Namun hujan tak merata jatuh sesuka hati
Tak semua jiwa merasakan pelukan air langit

Malam itu tubuh kita basah dihujani
Namun tak semua rumput basah

Meski dibawah langit yang sama
Hujan berhak memilih tempat untuk disirami

Bahkan diseparuh perjalanan kita harus berhenti
Sedang aku sangat menikmati semilir angin malam itu

Menatap keanehan diatas sana, Tak perduli tubuhku yang basah
Dan kau yang membawaku, memilih jalan untuk pulang

Ambon, 26 Juli 2015

Iklan

Perihal roesda11
Menghargai Pertemanan dengan siapa saja, tanpa melihat latar belakangnya, suka puisi dan juga photografy.

5 Responses to DI BAWAH LANGIT YANG SAMA

  1. Fathir Blog says:

    Puisi ini selalu ku kenang.. πŸ™‚

  2. Fathir Blog says:

    Rante putus, hujan, dan jujur satu hal bahwa ATM saya ternyata tertelan, itulah mengapa saya minus 10 ribu malam itu. Maaf ya kak.. maaf hehehe.. untung besoknya urus di Bank. Jadi bisa pulang hehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: