Namamu Koruptor

Tak  ada lagi rasa berdosa

Atau mungkin  tak punya malu

Diam-diam kau gantungkan nama koruptor

Di jas mahal berwarna hitam

 

Awalnya tidak terlihat

Bahkan orang-orang disekitamu

Juga ikut buta dengan penampilanmu

Yang turut tersenyum lebar penuh kepalsuan

 

Oh rupanya, Tuhan berkehendak lain

Sudah waktunya namamu di perjelas

Di pertebal dan di garis bawahi

Agar rakyat tahu namamu koruptor

 

Kau yang  berwajah manis, hidupmu difasilitasi

Punya istri dan anak juga ikut-ikutan bergaya mewah

Bahkan gigi mu yang putih  itu

Juga dibersihkan dengan uang rakyat

 

Mengapa begitu bangga jadi koruptor

Merampok hak rakyat dengan tangan yang pernah berikrar

Apa karena biaya lipstik dan perhiasan perempuanmu tak cukup?

Atau karena anak-anakmu yang suka berganti mobil ber-merek?

 

Padahal di Negeri ini

Kau sudah punya segalanya

Bahkan jarang melihatmu mengantri disetiap loket

Itu karena kau sudah dipertuangkan

 

Namamu koruptor,  itu yang ku tahu

Semua hasil rampasan

Telah menjadi daging dalam tubuhmu

Semoga darah kotor itu tetap menjadi milikmu saja

Tidak mengalir pada generasi mu

 

Oleh :

R. Leikawa

Ambon, 22 Februari 2015

 

Keterangan :

Puisi ini sudah termuat pada Buku Antologi Puisi Menolak Korupsi edisi 4 Penerbit Forum Sastra Surakarta, sengaja dimuat kembali disini pada tanggal 9 Desember 2015, sebagai salah satu penolakan terhadap Korupsi di Indonesia.

9 Desember adalah Hari Anti Korupsi.

Mari Satukan Hati TOLAK KORUPSI

 

 

Iklan

Perihal roesda11
Menghargai Pertemanan dengan siapa saja, tanpa melihat latar belakangnya, suka puisi dan juga photografy.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: