Lebah Ku

Mencintai mu adalah anugerah untukmu, tapi musibah untukku

Setelah kau mengalihkan pandagan ku

Pelang pelang kau menculik hati dan pikiran ku…

Kau menguasahi diriku

Terasa sakit yang amat dalam, bila meridukan dirimu

Karena tak dapat menemuimu

Namun, Bahagia itu berpihak lagi

saat bersamamu

Mencintaimu adalah musibah untuk ku

Engkau telah menyerang hatiku

Membuat jantung berdebar

Membuat Hati ini merindu

Begitu Hebatnya,,, begitu Dahsyatnya…

Rasa yang datang menghampiri

Saat Diri ini benar-benar ingin bersua dengan mu

Namun, Mencintaimu adalah musibah untuk ku

Karena kau bukan pilihan

Karena lidah tak berani berkata

Sementara hati terlanjur kau culik

Dan hanya bisa merasa

Kembalikan Hatiku yang dulu

Pergilah Dari pikiranku

Karena mencintaimu adalah musibah untuk ku

Karena kita tak mungkin bersama

Namun,  terimalah kata terakhir ini

“Kau menang”

“Kau menang”

“Kau menang”

“Kau mampu Mengalihkan ku”

Pergi  Pergilah ke dunia mu

Dan biarkan rasa itu sebagai pelajaran hati

Terimakasi Lebah ku..

Ijinkanlah  Diriku

Jadikan Dirimu Sebagai Guruku

Iklan

Pantai Tilepuwai Masih “PERAWAN”

Oleh : roesda11

Pantai Tilepuwai merupakan salah satu pantai indah yang terletak di Negeri Hausihu Morella kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah tepatnya dibawah kaki Bukit Kapahaha, tak jauh dari Tanjung Setan. Meski belum populer, namun pantai ini kerap dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun manca negara pada setiap hari libur. Keindahannya yang sangat kental dengan nuansa alam menyebabkan pantai ini sangat menarik perhatian setiap orang yang melintas di jalan darat maupun dengan kenderaan laut. Selain panorama pantai yang indah, Tilepuwai juga memiliki potensi keindahan dasar laut. Beberapa penyelam dan photografer yang pernah datang di pantai ini mengatakan terumbu karang dan jenis ikan hias yang ada di dalamnya sangat berpariasi. Di bagian selatan terdapat banyak terumbu karang indah yang berderetan hingga ke tanjung setan, sedangkan sebelah utara juga terdapat terumbu karang indah yang berderet sampai ke Teluk Namanalu (tempat adannya gua laut). Di pesisir pantai banyak terdapat pepohonan besar, pada beberapa tebing bukit tak jauh dari pantai ini nampak beringin-beringin tua yang sering disinggahi burung, sehingga tak heran jika kita berada disana banyak terdengar kicauannya. Saat menjelan sore hari nuansa alami pantai Tilepuwai semakin terasa, suasana ini sangat cocok untuk para pemburu panorama karena beberapa titik dipantai ini dapat dijadikan untuk menikmati Sunset.

Selain keindahan-keindahan fisiknya, pantai tilepuai juga menyimpan sebuah kisah menarik tentunya ini adalah cerita sejarah perang Kapahaha (lihat Kapata Perang Kapahaha). Konon disuatu tempat dalam wilayah Tilepuwai yang bernama Haita Nandaluhu terjadilah suatu peristiwa dramatis antara VOC dan rakyat Kapahaha, kisah ini merupakan awal mula jatuhnya benteng kapahaha. Pada tahun 1646 serdadu belanda menangkap seorang staf ahli penyelidik dari benteng kapahaha yang diutus oleh Kapitan telukabessy untuk memantau di Haita Nandaluhu. Staf ahli ini bernama Yatapori, dia dijebak oleh VOC hingga tak dapat lolos. Saat itu belanda telah mempunyai suatu rencana buruk dengan siasatnya ingin membantu meringankan beban rakyat kapahaha yang sementara dalam penderitaan, yatapori dibujuk untuk menunjukan jalan rahasia menuju benteng kapahaha namun karena dia hanya mengelak tidak tau maka seorang serdadu belanda memberikan sebuah pundi beras yang telah dilubangi untuk Yatapori. Dengan sangat terpaksa Yatapori menerima pundi beras tersebut dan membawahnya pulang sampai ke Benteng Kapahaha. Belandapun menjejaki tumpahan beras dari pundi bawaan Yatapori itu hingga berhujung pada suatu pagi kelabu benteng kapahaha diserang secara tiba-tiba. Selengkapnya tentang kisah ini baca Perang Kapahaha di sini.

Itulah tadi sedikit info tentan pantai Tilepuwai, semoga dapat menginspirasi anda untuk melalan buana kesana. Info Wisata Murah di pantai Tilepuwai Negeri Morella:

– Jarak dari kota Ambon ± 39 km, dapat ditempu dengan angkutan umum dalam waktu 1 jam, biaya taraspot Rp. 8.000 sekali jalan/orang

– Jarak dari Pasar Hitu ± 8 km, dapat ditempu dengan angkutan darat (motor ojek) dalam waktu 15 menit, biaya taraspot Rp. 15.000 sekali jalan/orang.

– Jarak dari pusat Negeri Morella ± 4 km, dapat ditempu dengan angkutan darat (motor ojek) dalam waktu 5 menit, biaya taraspot Rp. 5.000 sekali jalan/orang, angkutan laut (perahu sampan) dalam waktu 25 menit.

Sebagai pelengkap tulisan ini, berikut adalah beberapa foto panorama di pantai tilepuwai:

Pantai Telepuwai Morella

Foto: FaturViss

Pantai Tilepuwai

FaturViss

Pantai Tilepuwai

Foto: FaturViss

Pantai Tilepuwai

Foto: FaturViss

Pantai Tilepuwai

Foto: FaturViss

Pantai Tilepuwai Morella

Foto: FaturViss

Pantai Tilepuwai Morella

Foto: FaturViss