Pergi Bersama September

Malam semakin larut
Suara semakin hening
Udara terasa dingin
Aku hanya terdiam
 
Menatap langit-langit kamar
Tak ada satu pun yang berubah
Masih seperti kemaring
Utuh tak bernyawa
 
Nafas semakin kencang
Detak jantung terasa lebih cepat
Detik demi detik
Jarum jam seakan tak beraturan
 
Dan aku hanya diam
Seorang diri
Tak ada satu pun yang tahu
Kegelisahan dihati
 
Merisaukan hari yang begitu singkat
Ada banyak hal yang belum terlaksana
Ada janji yang belum ditepati
Ada rindu yang belum terobati
 
Ada maksud yang belum tersampaikan
Ada cinta yang belum terbalas
Ada doa yang belum terkabulkan
Ada kasih yang tak sampai
 
Dan Aku masih diam saja
Membisu
Merenung
Seakan tak bernyawa
 
September akan berakhir
Waktuku usai sampai disini
Cinta kutinggalkan
Kasih kulepas
Rindu ku tiadakan
Marah ku hancurkan
Resah terkuburkan
Bimbang ku musnahkan
 
Karena Aku akan pergi
Pergi bersama September
 
R.  Leikawa
Waeheru. Senin, 29 September 2014
11.25 WIT
 
Iklan

Perihal roesda11
Menghargai Pertemanan dengan siapa saja, tanpa melihat latar belakangnya, suka puisi dan juga photografy.

2 Responses to Pergi Bersama September

  1. adi says:

    Keren puisinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: