Lisa e Haulala Lisa e Makana

Gerbang Kerajaan Morella-Kapahaha

Gerbang Kerajaan Morella-Kapahaha

Iklan

Perihal roesda11
Menghargai Pertemanan dengan siapa saja, tanpa melihat latar belakangnya, suka puisi dan juga photografy.

7 Responses to Lisa e Haulala Lisa e Makana

  1. zipoer7 says:

    Salam Takzim
    Ceritain dong keistimewaan gerbang ini menurut masyarakat morella

  2. Ziah Manilet says:

    Gerbang ini mungkin tidak ada historical storynya,tapi ini bisa dibilang melambangkan keberadaan negeri Morella negeri itu sendiri yang ditunjukkan dengan adanya lambang burung saliwangi (lambang tata pemerintahan Negeri Morella) yang sengaja ditaruh di atas gerbang itu. Mengapa tidak ada historical storynya karena ini adalah Negeri kedua (berasal dari Negeri pertama yang berada di bukit kapahaha),yang dihasilkan dari penjajahan Belanda. Dimana kita ketahui pada saat Belanda menjajah Maluku,setiap daerah/Negeri yang berada di atas bukit dipindahkan ke daerah yang lebih rendah (di pesisir pantai) agar Belanda lebih mudah mengontrolnya. Intinya gerbang ini menunjukkan eksistensi Negeri Morella..

  3. Gibran Sasole says:

    Gaung kerajaan negeri Morella kini mulai menggema di antero Nusantara. Ini bukan sekedar wacana, tetapi perjalanan sejarah mulai membuka tabir peran serta anak negeri Morella dalam pentas perlawanan melawan penjajah. Kehadiran beberapa sultan dan raja yang terhimpun dalam kerajaan se Nusantara dalam acara 7 Syawal 1430 H menunjukkan bahwa kerajaan Morella diakui keberadaannya bersama dengan kerajaan lain. Tugas generasi sekarang, khususnya adik-adikku adalah menggali dan memboboti perjalanan sejarah kerajaan kita dengan referensi-referensi, tidak hanya berdasar cerita dari mulut ke mulut tetapi sesuatu yang bisa diterima secara ilmiyah.

  4. amrin sasole says:

    morela beta pung negri yang b paling cinta,ini bukan cinta biasa tapi cinta mati.

  5. Dedy Costa says:

    Morella sekarang sudah bagus sekali,tidak sama seperti dulu waktu beta masih disana and beta dengar
    jalan raya sudah tembus desa liang. bagus sekali pintu gerbangnya tapi warna catnya kok,kebanyakan kuning? warna merahnya cuma garis2 and hurup Morella aja? padahal warna merah melambangkan gagah berani. o..ya? Roesda kalo bisa memperbanyak photo disitus ini. seperti pantai sawatelu pokoknya yang berhubungan dengan pariwisata seperti pariwisata pantai,laut,budaya dll.
    Thanks.

  6. Icha Manilet says:

    Sesungguhnya realitas desa morela (latu) dudah membenarkan kenyataan sejarah adat yang sesungguhnya di Morella, tetapi sebagai dokumentasi ilmiah perlu disusun secara rapi, dan didukung dengan cerita lisan yang falid (wawancara), bukti dokumen sejarah secara tertulis (ilmu pebgetahuan yang ada di masing-masing rumah adat, terutama di rumah adat Marga Manilet dan lainnya), peninggalan-peninggalan sejarah penyiaran Islam, maupun sejarah perjuangan kapitang kapahaha. jika data ini didapat dan disusun secara sistimatis, maka dapat dipublikasi, sehingga dapat menolak klaim-klaim terkait dengan desa adat maupun kepemilikan sejarah kapaha yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: