KEMBALI MENDEMO

Tanggal 9 Desember 2009 Mahasiswa kembali malakukan aksinya dalam rangka memperingati hari Anti Korupsi Se-Dunia. Di Maluku, khususnya Kota Ambon  Beberapa organisasi kemahasiswaan melakukan aksi damai di beberapa Lokasi yaitu Pusat Kota, Kantor Kejaksaan Negeri Ambon, dan Kantor PLN Wilayah Maluku, dalam orasinya mereka menutut dan mendesak para Penegak Hukum agar adil tanpa pandang bulu terhadap semua pelaku Tindak Pidana Korupsi serta mendesak Kejati dan Kejari Se- Maluku untuk mengawal kasus korupsi pada semua tingkatan proses hukum dengan transparan. Lain halnya pernyataan sikap yang disampaikan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Maluku, mereka mendesak agar  SBY – Boediono dan Menkes Sri Mulyani turung dari jabatannya karena merekalah yang bertanggunh jawab atas dana talangan Bank Century  ,serta  mendesak pemberantasan Mafia peradilan, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah juga mendukung penuh, KPK, POLRI, Dan Kejaksaan Agung dalam mengusut tindak pidana Korupsi. Organisasi kemahasiswaan yang turut dalam aksi tersebut diantaranya adalah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), LMD, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)


Duel Darah Tanpa Dendam

Duel darah tanpa dendam, itulah yang terjadi di Negeri Morella, Sepasang pemuda bertelanjang dada saling mencambuk punggung dan dada pasangannya hingga berdarah dengan puluhan lidi enau dengan panjang rata-rata sekitar 1,5 meter, dibawah terik matahari  yang begitu terasa panasnya para pemuda itu pun menunjukan keberanian dan ketangkasannya, luka dan percikan darah yang terlihCIMG1036at ditubuhnya pun tidak mengurungkan niat apalagi  menimbulkan rasa dendam, akan tetapi justru sebaliknya membangkitkan semangat mereka, bahwa apa yang meraka rasakan ditubuhnya saat ini, tidak sebanding dengan apa yang telah dipertaruhkan oleh para pejuang, pada perang berdarah di benteng kapahaha yang telah berlalu. Hal ini sudah menjadi tradisi tahunan sejak tahun 1646 M dan turun- temurun sampai sekarang.

Minggu 27 september 2009/ 7 syawal 1430 H, didepan Mesjid Raya Al-Muttaqim Morella , tradisi Pukul Sapu Lidi ini diselenggarakan, tidak seperti biasanya ,kali ini turut pula yang hadir sejumlah raja dan perwakilan dari kerajaan-kerajaan se-Nusantara dalam acara ritual adat tersebut, mereka adalah KRAT Masud Toyib Hadiningrat (Kerajaan Solo), Raja Gede Surata (Kerajaan Bali) dan Raja Zainal (Putra mahkota Kerajaan Fatagar Fak-Fak), Raja Abdul Hakim Ahmad Aituarauw (Raja Kaimana), Putri Mahkota Hedi (Kerajaan Kaimana). Tampak pula ribuan pengunjung yang berdesak-desakan untuk menyaksikan acara tersebut. Seusai prosesi pukul sapu lidi, tubuh para pemuda yang sudah terluka diobati dengan getah daun Jarak. Meskipun tubuhnya terluka namun tak ada dendam diantara mereka, itulah keunikannya. Tradisi Pukul Sapu Lidi merupakan  suatu aset budaya Indonesia, Maluku dan orang Morella pada Khususnya, olehnya itu harus terus dipelihara dan dikembangkan.  <rusda>

Indahnya Ramadhan bersama Anak Yatim di Panti

oleh: Rusda Leikawa

Buka Puasa Di Panti Asuhan Al-khirat Ambon

Buka Puasa Di Panti Asuhan Al-khirat Ambon

Sabtu, 12 September 2009, Puji syukur bisa merasakan indahnya buka puasa Ramadhan di Panti Asuhan Melati Al-Khirat Galunggung Ambon. Suasana bahagia, Damai, tentram menyelimuti para mahasiswa kimia FMIPA Unpatti setelah sesampainya di bangunan Yang cukup sederhana untuk ditempati itu.

Sambut  hangat dengan penuh cita dan senyum manis dari anak-anak Panti itu membuat hati terasa  tentram… oh betapa Bahagianya.

Kami Mahasiswa Kimia Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam  (MIPA) yang tergabung dalam Majelis Taklim Al-Kimia, sengaja mengadakan buka puasa bersama dengan anak-anak Yatim di Panti asuhan Al-Khirat Galunggung Ambon, hal ini dilakukan bukan hanya untuk menjalangkan program semata namun untuk terciptanya hubungan silaturrahmi, serta proses pembelajaran bagi mereka yang selama ini hidup dalam kemewahan, bahwa betapa pentingnya kita mencintai Anak-anak Yatim sebagaimana dalam Alquran  Surah An Nisaa’ Ayat 10

“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara lalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).”

Selain buka bersama, silaturahmi dan dialog dengan warga Panti kami juga memberikan beberapa bingkisan kepada anaka-anak Panti yaitu Al-Qur’an serta Terjemahannya. Semoga gerakan sosial dan kesetiakawanan di bulan Ramadan ini makin meningkat.

Mahasiswa MIPA Kimia Unpatti

Mahasiswa MIPA Kimia Unpatti

Kumpul Bareng Sama Anak Panti

Kumpul Bareng Sama Anak Panti

@@@

@@@

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.