Lebah Ku

Mencintai mu adalah anugerah untukmu, tapi musibah untukku

Setelah kau mengalihkan pandagan ku

Pelang pelang kau menculik hati dan pikiran ku…

Kau menguasahi diriku

Terasa sakit yang amat dalam, bila meridukan dirimu

Karena tak dapat menemuimu

Namun, Bahagia itu berpihak lagi

saat bersamamu

Mencintaimu adalah musibah untuk ku

Engkau telah menyerang hatiku

Membuat jantung berdebar

Membuat Hati ini merindu

Begitu Hebatnya,,, begitu Dahsyatnya…

Rasa yang datang menghampiri

Saat Diri ini benar-benar ingin bersua dengan mu

Namun, Mencintaimu adalah musibah untuk ku

Karena kau bukan pilihan

Karena lidah tak berani berkata

Sementara hati terlanjur kau culik

Dan hanya bisa merasa

Kembalikan Hatiku yang dulu

Pergilah Dari pikiranku

Karena mencintaimu adalah musibah untuk ku

Karena kita tak mungkin bersama

Namun,  terimalah kata terakhir ini

“Kau menang”

“Kau menang”

“Kau menang”

“Kau mampu Mengalihkan ku”

Pergi  Pergilah ke dunia mu

Dan biarkan rasa itu sebagai pelajaran hati

Terimakasi Lebah ku..

Ijinkanlah  Diriku

Jadikan Dirimu Sebagai Guruku

2 Tanggapan untuk Lebah Ku

  1. archer mengatakan:

    seperti halnya jika saya mencintai omaswati maka hal itu anugrah buat dia dan bencana buat saya wkwk, btw nice poem..

  2. nana mengatakan:

    jgn memaksakan diri tuk melakukan hal yg melawan hati kecil. karena hal yg bersifat memaksa, ujung2x membawa sesat…..hehehe. bi2, ada koreksi kata dikit, mungkin itu maksudx pelan2 kali ya. selanjutnya, ok.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.